Pengaruh Arus Laut terhadap Keberadaan Ikan, Migrasi Ikan, Akumulasi Plankton, Upwelling Penyebaran Ikan

Arus atau Gelombang Laut

Gambar Arus Laut


Arus atau Gelombang Laut adalah gerakan massa air laut dari satu tempat ke tempat lain. Arus laut dapat terjadi karena perbedaan salinitas massa air laut, tiupan angin, pasang surut, atau perbedaan permukaan samudera. Arus karena perbedaan salinitas terjadi di kedalaman laut dan tidak dapat dilihat gejalanya dari permukaan laut. Di permukaan samudera, arus laut terjadi terutama karena tiupan angin. Arus yang terjadi di permukaan samudera memiliki pola-pola tertentu yang tetap. Di tempat-tempat tertentu arus laut terjadi kerana perbedaan ketinggian permukaan samudera. Di teluk-teluk atau muara sungai, arus dipengaruhi oleh pasang surut.

Pengaruh Arus Terhadap Keberadaan Ikan

Arus sangat mempengaruhi penyebaran ikan, Lavastu dan Hayes (1981) menyatakan hubungan arus terhadap penyebaran ikan adalah arus mengalihkan telur-telur dan anak-anak ikan petagis dan daerah pemijahan ke daerah pembesaran dan ke tempat mencari makan. Migrasi ikan-ikan dewasa disebabkan arus, sebagai alat orientasi ikan dan sebagai bentuk rute alami; tingkah laku ikan dapat disebabkan arus, khususnya arus pasut, arus secara langsung dapat mempengaruhi distribusi ikan-ikan dewasa dan secara tidak langsung mempengaruhi pengelompokan makanan

Ikan bereaksi secara langsung terhadap perubahan lingkungan yang dipengaruhi oleh arus dengan mengarahkan dirinya secara langsung pada arus. Arus tampak jelas dalam organ mechanoreceptor yang terletak garis mendatar pada tubuh ikan. Mechanoreceptor adalah reseptor yang ada pada organisme yang mampu memberikan informasi perubahan mekanis dalam lingkungan seperti gerakan, tegangan atau tekanan. Biasanya gerakan ikan selalu mengarah menuju arus. (Reddy, 1993).

Fishing ground yang paling baik biasanya terletak pada daerah batas antara dua arus atau di daerah upwelling dan divergensi. Batas arus (konvergensi dan divergensi) dan kondisi oseanografi dinamis yang lain (seperti eddies), berfungsi tidak hanya sebagai perbatasan distribusi lingkungan bagi ikan, tetapi juga menyebabkan pengumpulan ikan pada kondisi ini. Pengumpulan ikan-ikan yang penting secara komersil biasanya berada pada tengah-tengah arus eddies. Akumulasi plankton, telur ikan juga berada di tengah-tengah antisiklon eddies. Pengumpulan ini bisa berkaitan dengan pengumpulan ikan dewasa dalam arus eddi (melalui rantai makanan). (Reddy, 1993).

Upwelling dan Pengaruhnya Terhadap Keberadaan Ikan

Upwelling yaitu fenomena akibat terjadinya kekosongan air dipermukaan laut akibat tiupan angin dan diganti air bawah laut yang lebih dingin dan bermassa jenis lebih besar bergerak ke permukaan, yang membawa nutrisi yang sangat di butuhkan oleh fitoplankton di dekat permukaan laut sehingga memperkaya biomassa di kawasan tersebut. Terjadinya upwelling akan menarik perhatian ikan ikan untuk berada di sekitar tempat tersebut karena ketersediaan makanan yang melimpah serta terjadinya konsetrasi klorofil pada daerah tersebut. Proses terjadinya upwelling bisa di tandai dengan rendahnya temperatur air laut dibawah 28 derajat celcius.

Menurut Barnes (1988), proses upwelling ini dapat terjadi dalam tiga bentuk  :

1. Pada waktu arus dalam (deep current) bertemu dengan rintangan seperti mid-ocean ridge (suatu sistem ridge bagian tengah lautan) di mana arus tersebut dibelokkan ke atas dan selanjutnya air mengalir deras ke permukaan.

2. Ketika dua massa air bergerak berdampingan, misalnya saat massa air yang di utara di bawah pengaruh gaya coriolis dan massa air di selatan ekuator bergerak ke selatan di bawah pengaruh gaya coriolis juga, keadaan tersebut akan menimbulkan “ruang kosong” pada lapisan di bawahnya. Kedalaman di mana massa air itu naik tergantung pada jumlah massa air permukaan yang bergerak ke sisi ruang kosong tersebut dengan kecepatan arusnya. Hal ini terjadi karena adanya divergensi pada perairan laut tersebut.

3. Upwelling dapat pula disebabkan oleh arus yang menjauhi pantai akibat tiupan angin darat yang terus-menerus selama beberapa waktu. Arus ini membawa massa air permukaan pantai ke laut lepas yang mengakibatkan ruang kosong di daerah pantai yang kemudian diisi dengan massa air di bawahnya.

Upwelling berpengaruh langsung terhadap meningkatnya hasil perikanan pada suatu daerah tertentu dimana kejadian upwelling akan membawa nutrisi berupa fosfat dan nitrat dan fitoplankton yang merupakan pakan alami ikan, kejadian upwelling pada daerah daerah tertentu di Indonesia juga berbeda beda antara lain disebabkan oleh keadaan kontur dasar perairan laut Indonesia yang sangat beragam hal ini dipengaruhi karena adanya banyak pulau, penyempitan atau pelebaran selat dan juga banyak terdapatnya sill (dataran lembah yang mencuat) di mulut cekungan laut.

Daerah yang sering mengalami kejadian upwelling di Indonesia bagian timur seperti laut Banda, laut Arafura dan laut Maluku.

3 jenis upwelling menurut waktu kejadiannya

– Upwelling tetap
Yaitu kejadian upwelling pada suatu daerah
Yang bisa terjadi sepanjang tahun.

– Upwelling berkala
Yaitu kejadian upwelling pada suatu daerah yang terjadi pada musim tertentu saja.

– Upwelling silih berganti
Yaitu kejadian upwelling pada suatu daerah yang bergantian dengan terjadinya proses downwelling. Downwelling sendiri merupakan kebalikan dari upwelling baik dari segi proses maupun akibat yang di timbulkannya.

Efek negative dari terjadinya upwelling

Akibat terjadinya upwelling tetap pada suatu daerah tertentu yang bisa di identifikasi oleh nelayan dan pencari ikan, akan sangat ditakutkan terjadi penangkapan ikan besar besaran dan berlebihan sehingga akan mengganggu keseimbangan ekosistem dan mempengaruhi tingkat produktifitas laut di masa mendatang.

(sumber : aldriyanus.blogspot.co.id)

1 thought on “Pengaruh Arus Laut terhadap Keberadaan Ikan, Migrasi Ikan, Akumulasi Plankton, Upwelling Penyebaran Ikan”

  1. Buat artikel “Pengaruh Arus Laut terhadap Keberadaan Ikan, Migrasi Ikan, Akumulasi Plankton, Upwelling Penyebaran Ikan” mungkin bisa diperlengkapi lebih banyak gambar bagian upwelling nya biar lebih jelas dan menarik.

    Makasih buat artikelnya..

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top