![]()
“Keabadian Cinta”
Mawar ini adalah sesuatu yang lembut,
begitu sering disakiti.
Dulu yang biru cerah, memudar menjadi abu-abu
seperti langit mendung di hari musim dingin.
Di langit kita menari ria
matahari dan bulan
berpegang pada harapan dan impian
bahwa kita akan bertemu lagi segera.
Menunggumu di atas harapan
tanpa peduli duniawi
menyanyikan lagu-lagu impian
dan menyuarakan doa fana.
Ada kalanya kita sentuh
dan dunia berubah berwarna ungu kelam,
dan jiwaku bewarna warni
diwarnai oleh nuansa darimu.
Kegelapan dan kematian,
lama rasa sakit dan air mata mengalir
cinta abadi dan bercahaya,
seorang pejuang tanpa ketakutan.
Mawar ini adalah sesuatu yang lembut,
begitu sering disakiti..
yang dulu abu-abu, sekarang warna biru cerah
hidup kembali karena cintaku untukmu.
Dan sekarang kematian dan kegelapan
menatap kaku atas kita karena malu
Dan seperti tarian kita meninggalkan mereka bertanya-tanya
aku yang lemah atau cinta yang kuat.
![]()
